Menjadi pribadi yang bernilai
SMAN 8 GARUT. Senin 20 April 2026 yang bertugas sebagai pembina upacara bapak Ega Sugilar Masqur S.Pd . Dalam Amanat kali ini beliau menekankan bahwa upacara buka sekedar menyaksikan bendera berkibar tetapi juga tentang harapan yang berkibar dalam diri setiap siswa. Setiap langkah kecil yang dilakukan, baik kedisiplinan, menghargai waktu dan hal baik lainnya akan menjadi pondasi yang akan membawa sukses kedepannya. Tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras dan jadilah pribadi yang memiliki nilai.
Pertanyaannya, Apakah itu nilai?Apakah 10, 100,atau 1000? Ya itu nilai jika dilihat dari angka. Namun dalam istilah sosiologi , mengutip dari sosiolog bernama Soerjono Soekanto Nilai adalah perbuatan manusia baik ataupun buruk. Jadi bukan semata mata tentang angka namun jauh selain itu.
Menurut Profesor notonogoro, Nilai terbagi menjadi 3 macam
Yang pertama, adalah nilai Material yang berarti nilai yang diperlukan untuk fisik manusia, salah satunya contohnya adalah Makan. Jika Siswa membiasakan Sarapan Bagi dengan tujuan agar sehat, kuat dalam belajar dan biasa membuat konsentrasi maka itu bisa disebut nilai material. Faktanya masih banyak yang menyepelakan sarapan sehingga fokus belajar terganggu, penyakit lambung dan lain lain.
Yang kedua adalah nilai vital yaitu nilai yang digunakan untuk menujang aktifitas manusia.Sebagai Contoh adalah Buku. Buku adalah Nilai vital bagi Siswa Karena menunjang aktifitas siswa dalam pembelajaran . Selayaknya Pelajar maka Siswa wajib membawa buku atau peralatan Tulis ke sekolah. Pepatah mengatakan Ikatlah Ilmu dengan tulisan, dengan membawa Buku, peralatan Menulis maka sudah memiliki Nilai Vital.
Dan yang ketiga tidak kalah penting yaitu nilai kerohanian yaitu nilai yang dibutuhkan oleh jiwa.
- Nilai Kebenaran ( yang berasal dari rasio atau akal fikiran). Sebagai siswa, kita harus memiliki fikiran yang rasionalm, tidak mudah termakan isu yang tidak jelas atau (Hoak)
- Nilai Kebaikan ( yang berasal dari Hati nurani).mengajarkan kepada kita untuk menjadi pribadi yang memiliki sikap empati terhadap sesame, sopan dan hormat kepada orang tua dan guru dan menyayangi sesame teman.
- Nilai Keindahan ( yang bersumber pada Estetika). Mengajarkan kepada kita bahwa keindahan merupakan salah satu hal yang membuat kita rapih,bersih, teratur dan enak dipandang.
- Nilai religius ( Yang bersumber pada Tuhan yang maha Esa). Nilai yang mengajarkan bahwasannya kita sebagai manusia harus menjalankan segala perintah dan larangannya.
Jadi kesimpulannya, Marikah kita menjadi Siswa/Siswi yang bernilai.
(2)-500x625.webp)