The Power Of Habits

The Power of Habits

The Power of Habits

SMA NEGERI 8 GARUT. Hari Senin tanggal 11 Mei 2026 yang bertindak sebagai pembina upacara Ibu Erni Ernawati, S.Pd.I, dalam amanat nya  beliau menyampaikan bahwa  konsep "The Power of Habits" (Kekuatan Kebiasaan) sebagai mesin utama di balik kesuksesan. Al-Fatih pemuda berusia 21 tahun sang penakluk konstantinovel yang meruntuhkan kekuasaan Romawi Timur yang sudah berkuasa hampir 1000 tahun, fokusnya adalah: bukan tentang seberapa besar impian kita, tapi seberapa disiplin kebiasaan kita. Dari kisah ini Banyak orang hanya melihat hasil akhirnya Al-Fatih menang. Tapi jarang yang melihat prosesnya. Rahasia Al-Fatih bukan pada kekuatan pasukannya, tapi pada The Power of Habits—kekuatan kebiasaan yang ia bangun sejak lama.
Sejak akil baligh, Al-Fatih tidak pernah memutus tiga kebiasaan: salat fardu, salat rawatib, dan salat tahajud. Ini bukan soal ritual saja, tapi soal melatih otot disiplin. Al-Fatih membuktikan bahwa:
"Kita adalah apa yang kita lakukan berulang kali. Keunggulan bukanlah sebuah tindakan mendadak, melainkan sebuah kebiasaan"

Share: